Rabu, 12 Desember 2012

Rabu, 12 Desember 2012
11.35 pm

Sudah gelap...
Mungkin sudah malam?
Sepertinya begitu. Ya, aku harap ini memang telah menuju malam.
Karena jika tidak, maka dugaan akan kesendirian ini semakin mendekati kebenaran.
Sendiri? Menyedihkan bukan?
Banyak manusia yang masih belum bisa menghadapi kenyataan akan "kesendirian" ini.
Tapi faktanya,"tunggal" yang mutlak itu tidak ada. Kenapa?
Mari kita jabarkan dan luruskan pemahaman tersebut..

"Aku", "kamu", "dia", "kalian", "kita". Jamak intinya.
Jika ingin disimpulakan lebih jauh lagi, tidak ada yang tunggal di dunia ini..
Lalu, bagaimana dengan "aku", "kamu", dan "dia"?
Bukankah jika "aku" dan "kamu" bersatu maka akan menjadi "kita". Seperti halnya "aku" dan "dia" yang bisa menjadi "kami", serta "kamu" dan "dia" yang bisa menjadi "kalian".
Nyatanya, "kita" ataupun "kalian" pun jamak bukan?
Lalu, bagaimana jika "aku" dan "kamu" sama-sama berdiri sendiri? Tanpa saling menguatkan satu sama lain, tanpa perpaduan, tanpa ada ikatan ataupun jalinan?
Maka, Tuhan menjadi penggenap-nya. "Aku" yang tak bisa berdiri sendiri tanpa Tuhan. Begitupun "kamu" yang selalu berjalan bersama kasih sayang Tuhan.

Lalu, mengapa aku harus takut akan "kesendirian"?
Selama Tuhan masih ada, selama cahaya tidak memudarkan bayangan, tidak ada "tunggal" yang mutlak di dunia ini...

-T-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar