Karena ketika hal tersebut kita lakukan, maka salah satu kesempatan akan menghilang dari hadapan kita.
Dan ketika kesempatan yang kita prioritaskan ternyata mengecewakan kita, maka tidak akan ada lagi kesempatan yang tersisa dan menjadi tumpuan kita.
Inilah yang terjadi ketika "persahabatan" dan "cinta" beradu dalam satu arena yang sama.
Mereka mungkin memiliki kedudukan yang sama di luar pertandingan, namun harus ada yang "menang" dan "kalah" ketika bel pertarungan dimulai.
Akan ada yang memegang kekuatan lebih sehingga saling menjatuhkan tak terhindarkan.
Ini juga yang meyakinkan banyak orang tentang kebenaran suatu penelitian yang menyatakan bahwa "ketika kita jatuh cinta, maka setidaknya kita akan kehilangan dua orang sahabat."
Kepercayaan dan kasih sayang yang tumbuh di dalam "persahabatan" dan "cinta" akan menjadi senjata paling ampuh yang menghancurkan ketika kita benar-benar tidak siap.
Berada di lingkaran ini menjadi perjalanan paling melelahkan namun mendewasakan.
Berada di lingkaran ini menjadi perjalanan paling melelahkan namun mendewasakan.
Sehingga, hasil akhirnya pun tetap sama. Jangan menggenggam sesuatu terlalu erat, karena hal itu akan membuat kita kehilangan sesuatu yang lainnya.
Jangan pernah memilih "cinta" atau "persahabatan", karena keduanya menjadi kebutuhan dalam hidup kita.
-T-
-T-
so this is a dissonance that makes me think I should prioritize my friendship :')
BalasHapuswell, in this case I choose to keep both of them.. "love" and "friendship" :)
BalasHapus